Senin, 25 Mei 2015
Minggu, 08 Maret 2015
sergio paran tritis
Ke Pantai Paran Tritis
Perjalanan menuju pantai parantritis
yang menyenangkan hatiku, pada hari jumat malam tanggal 27 februari 2015 yaitu
pada malam sabtu atau jumat malam teman saya martina bertanya kepada saya dan
erens karena dia tidak masuk mata kuliah bahasa indonesia, katanya apa ada
tugas bahasa indonesia atau tidak dan saya dan erens jawab, ada.., tugasnya
yaitu kita buat cerita perjalanan ke berbagai tempat wisata yang ada di kota
jogjakarta (DIY), tanya nya lagi tugas itu berapa-berapa orang? Jadi kami
berdua jawab tiga-tiga orang, malam itu juga kami bertiga mererncanakan
perjalanan tapi kemana,,,? Kataku,, tetapi erens menjawab sekaligus bertanya
kembali katanya ,,,bagaimana kalau kita ke borobudur,,? Kita bertiga sepakat
untuk hari sabtu kita jalan-jalan ke borobudur, karena asyik kita duduk cerita
tidak terasa hari sudah larut malam, saya masuk ke kamar saya dan lihat jam,
ternyata sudah jam 22.00 WIB, rencana yang kita rencanakan sudah mantap, tetapi
kami lupa kalau besok pagi hari sabtu ada matakuliah epidemiologi, setelah itu kami bertiga istirahat, saya masuk ke kamar
saya saya lihat jam lagi ternya waktu telah menunjukan 22.30 wib, sebelum
istirahat saya berdoa lalu saya tidur.
Hari yang baru aktifitas yang baru
yaitu di hari sabtu tanggal 28 februari 2015 hari terakhir penutup bulan kasih
sayang yaitu bulan februari, saya bangun jam 7.00 wib lalu saya menyimpan kasur
dan menyapu kamar lalu saya ke belakan kos untuk cuci muka setelah itu saya ke
depan kos duduk sambil menghirup udara pagi yang sejuk dan segar dan sangat
mendukung kesehatan, wooow begitu indahnya pagi hari ini, saya tidak tahu kalau hari itu ada mata kuliah
epidemiologi, teman saya erik rerei bertanya kepadaku, katanya, teman kamu
tidak siap-siap,,? Kataku kepadanya siap-siap emangnya ada apa jadi,,,? Jawabnya
lagi kamu tidak ke kampus hari ini ada mata kuliah epidemiologi masuk jam 10.20
wib, lalu erik rerei bertanya lagi kepadaku kamu sudah buat tugas bahasa
indonesia atau belum dan tempat wisata mana yang akan kalian kunjungi,,,? Lalu saya
menjawab kami ke borobudur, kita dua duduk cerita0ceruta di depan kost tak
terasa waktu telah menunjukan jam 09.00wib lalu saya bergegas untuk mandi dan kami
semua teman-teman se kost siap ke kampus, sampai di kampus tepat jam 10.15 wib
kita duduk di area publik mahasiswa ,
sepuluh menit kemudian bapak dosennya masuk dan kita semua masuk ruangan, kita
mengikuti pelajaran sampai jam 12.00 wib dalam perjalanan pulang dari kampus
kami bertiga membahas perjalanan kita yang telah kami rencanakan dari malam,
erens kamawa sudah rental motor dari pagi,setelah kita tiba di kost kami
istraha sejenak dan kami siap untuk melanjudkan apa yang telah kami rencanakan,
saat kita mulai siap untuk jalan, cuaca yang tadinya bagus cerah mulai mendung,
akhirnya kami merubah perjalanan kita, kata martina bonai kita ke pantai paris
saja, akhirnya apa yang kita rencanakan dari malam itu tidak terlaksana karena
faktor cuaca yang kurang bersahabat, sebelum kami jalan kita makan dan
istirahat sejenak lalu kita melanjudkan perjalanan menuju ke pantai, saya dan
erens pakai satu motor sedangkan martina bonai dengan paman saya, kita
berangkat dari kost tepat pukul 12. 50 wib dalam perjalanan kita lewat kota
gede masih dalam perjalanan menuju ke pantai motor yang saya dan erens pakai
ini kehabijas bensin tetapi tidak jauh dari POM bensin atau depot, jadi erens
masauk dan isi bensin dan kita melanjudkan perjalanan lagi sampai di pantai
tetapi kami masuk lewat pantai depok dan melanjudkan perjalanan dari pantai depok ke pantai paris akhirnya
kita sampai juga di tempat tujuan kami parkir motor dan kami mulai dengan
aktifitas kami masing-masing, dalam perjalanan saya terkejud meluhat keramaian
pantai dengan berbagai macam permainan dan kreaktifitas orang-orang yang sangat
luar biasa, di dukung oleh pemandangan alam ciptaan tangan “Tuhan “ yang begitu
luar biasa.
Pesisir pantai yang begitu panjang
dengan berbagai aktifitas masing-masing pengunjung, di pesisir pantai ada
beberapa pos SAR dan tempat
peristirahatan, saya menikmati pemandangan pantai yang begitu indah dengan
gulungan ombak yang selalu menari-nari di sepanjang pantai yang membuat hatiku
ingin untuk mandi, tetapi saya tidak membawa pakaian ganti,kita berjalan
menikmati keindahan alam dan menghirup udara yang segar kami menyusuri tepian
pantai menuju ke bagian timur karena disana ada bebatuan yang sangat besar,kita
jalan sambil foto-foto dalam perjalanan
ada seorang bapak yang jalan menjual barang-barang dagangan yaitu
kue-kue atau gorengan, teman saya erens yang membelinya satu Rp 2000 jadi teman saya membeli 5 kue atau
gorengan tersebut jadinya Rp 10.000, tak
terasa kami telah sampai di unjung pantai bagian timur.
“Hidup
takkan terasa indah bila tak menikmati karya tangan Tuhan, hidup hanya sekali
maka nikmatilah hari-harimu dengan hal-hal yang membuatmu bahagia dan menambah
pengetahuan bagimu”.
Tak terasa waktu sudah menunjukan
kalau hari sudah sore, kita kembali melanjudkan perjalanan pulang dalam
perjalanan keluar dari pantai menuju ke jalan raya sekitar 300 meter kedepan
ada tempat permandian di depan ada papan namanya di tulis sumber air panas
disana teman saya martina bonai masuk dan mandi sedangakan saya dan erens tunggu
di depan, setelah itu kami melanjudkan perjalan kembali ke kost, kita
meninggalkan pantai paris jam 16.00 wib. Dalam perjalanan pulang kami lari santai
sambil menikmati keindahan alam pantai dengan
keramaian yang takkan pernah kulupakan.
“Warnailah
hari-harimu dengan berbai pengalaman dan jadikanlah itu sebagai cerita indah
tentang hidupmu”.
Di sepanjang perjalanan ada dua
orang pemuda atau (mas) yang jual buah-buahan durian dan rambutan kami berhenti
dan dan kami Tanya durian dan rambutan harganya berapa, ternyata duriannya yang
besar Rp 35.000 akhirnya kami hanya membeli rambutan karena rambutan 1 Kg Rp 5.000,
teman saya martina bonai membeli 1 Kg sedangkan erens kamawa membeli 4 Kg erens
kamawa 2 Kg saya 2 Kg setelah itu kami melanjudkan perjalanan pulang, akhirnya
sampai juga di kos dengan selamat,“terimah kasih Tuhan atas penyertaan-MU
kepada kami di hari ini”.
Kami tiba di kos tepat pukul 18.30
wib, aku sangat berterima kasih kepada Tuhan karena kita sampai di kos barulah
hujan turun, saat itu juga saya masuk kamar dan ambil perlengkapan mandi dan
langsung saya mandi dan lanjudkan aktifitas selajudnya di kos.
“begitulah
hidup yang harus dijalani demi apa yang kita inginkan, jangan sia-siakan
hari-hari hidupmu dengan hal-hal yang menghancurkan masa depanmu. Karena hidup
hanya sekali, maka berkaryalah demi kamu untuk kamu dan sesamamu.”
biografi martina bonai
Biografi
Martina F Y Bonai
Inilah aku martina F Y bonai, lahir
pada tanggal 3 februari 1993 dari ayah dan ibu: Mateus Bonai dan Sara Wondiwoi,
aku berasal dari kabupaten kepulauan yapen distrik angkaisera (menawi). di masa
kecilku aku sangat merasa bahagia karena begitu banyak perhatian di berikan
oleh kedua orang tuaku kepadaku karena aku anak yang bungsu (terakhir dari enam
bersaudara) di masa kecil aku bercita-cita untuk menjadi seorang perwat, dengan
berjalannuya sang waktu aku lulus dari SMP negeri 3 Menawi tahun 2009, dan saya
melanjutkan sekolah ke SMAKES jayapura.
Hidup
di rantauan jauh dari orang tua aku mulai merasakan apa itu arti dari kehidupan
ini, tak se enak di rumah sendiri, hidup adalah pilihan, hidup adalah
perejuangan untuk menggapai apa yang
kita inginkan, aku tak mampu lalui itu semua hingga akhirnya aku harus pindah
sekolah dari Smakes Jayapura ke SMA Negeri 2 jayapura apa boleh buat apa yang
ingin ku raih tak ku gapai karena bagitu banyak faktor yang menyebabkan
cita-citaku tak sampai, namun aku tak ingin putus harapan karena hidup hanya
sekali dan masih ada kesempatan untuk merubah nasipku, dengan semangat baru dan
dorongan dari orang tua ku yang tak perna putus, mereka selalu memberikan aku
motifasi semangat untuk terus berusaha demi masa depanku nanti.
Aku melanjudkan sekolah di SMA N 2 jayapura kelas 3 Ips Ekonomi, aku tak
yakin apa yang ku usahakan ini berhasil akhirnya aku lulus pada tahu 2012, pada
saat itu aku ingin melanjudkan kuliah namun belum ada keputusan yang pasti, aku
menganggur satu tahun, pada tahun berikutnya ada pendaftaran AKPER di kabupaten
kepulauan yapen, aku ingin untuk mengulangi apa yang kucita-citakan, sejak
kecil namun biayanya sangat besar, yaaah…!!! begitulah “ apa yang kita manusia
rencanakan, inginkan, namun semua itu Tuhan yang kehendaki”.
Aku kembali ke tempat dimana aku
dibesarkan, hidup bersama kedua orang tuaku yang sangat aku sayangi, yang
selalu memberiku semangat untuk mengahadapi hidup ini.
Dengan berjalannya waktu aku kembali dengan
aktifitasku berjualan pinang (gambir) di pasar bantu ibuku, waktu itu aku sudah
pacaran tetapi ayah dan ibuku belum tahu, pada saat dia pulang dari jogja untuk praktek di kabupaten kepulauan
yapen (serui) aku memperkenalkan dia kepada kedua orang tuaku, dengan senang
hati orang tuaku menyambut kami berdua dan menyetujui hubungan kami berdua, kedua orang tuanya pun
juga sudah tahu tentang hubungan kita akhirnya kita berdua hidup bersama. Pada
tahun 2013 bulan maret aku ikut suamiku datang ke jogja untuk ikut acara
wisuda, pada saat itu suamiku ingin untuk aku kuliah namun aku masih ragu
sehingga aku mengambil keputusan untuk tidak kuliah, namun dia selalu memberi
motifasi pandangan yang baik buat saya, “ apa arti kebahagiaan jika kita tak
saling mensuport satu sama lain, jika kita tak saling mendengar”.
Desember tahun 2013-2014 kita berdua
pulang dari jogja ke papua pada saat itu dia melanjudkan kuliahnya di jogja
(S1) karena aku sudah mengambil keputusan untuk tidak kuliah, pada bulan
januari dia berangkat balik ke jogja sedangkan saya tinggal di papua bersama
mertua saya. Dia selalu memberikan semangat untuk aku agar aku harus kuliah,
dan akhirnya saya ambil keputus untuk kuliah, pada saat itu ada dua pilihan
yang harus saya pilih yaitu kuliah di papua atau kuliah di jogja, dengan banyak
pertimbangan akhirnya saya mendaftar kuliah di “AMA” DHARMALA Yogyakarta.
Hingga kini aku semester dua (2). Aku bahagia karena mereka yang ku sayangi
selalu memberi dukungan semangat buat aku yang sudah putus asah.
“ Hidup adalah pilihan, berjuanglah
demi apa yang kau inginkan, bahagiakanlah mereka yang selalu ada untukmu di
saat kau merasa tak berdaya”.
Langganan:
Komentar (Atom)











