Minggu, 08 Maret 2015

sergio paran tritis



Ke Pantai Paran Tritis
Perjalanan menuju pantai parantritis yang menyenangkan hatiku, pada hari jumat malam tanggal 27 februari 2015 yaitu pada malam sabtu atau jumat malam teman saya martina bertanya kepada saya dan erens karena dia tidak masuk mata kuliah bahasa indonesia, katanya apa ada tugas bahasa indonesia atau tidak dan saya dan erens jawab, ada.., tugasnya yaitu kita buat cerita perjalanan ke berbagai tempat wisata yang ada di kota jogjakarta (DIY), tanya nya lagi tugas itu berapa-berapa orang? Jadi kami berdua jawab tiga-tiga orang, malam itu juga kami bertiga mererncanakan perjalanan tapi kemana,,,? Kataku,, tetapi erens menjawab sekaligus bertanya kembali katanya ,,,bagaimana kalau kita ke borobudur,,? Kita bertiga sepakat untuk hari sabtu kita jalan-jalan ke borobudur, karena asyik kita duduk cerita tidak terasa hari sudah larut malam, saya masuk ke kamar saya dan lihat jam, ternyata sudah jam 22.00 WIB, rencana yang kita rencanakan sudah mantap, tetapi kami lupa kalau besok pagi hari sabtu ada matakuliah epidemiologi, setelah itu kami bertiga istirahat, saya masuk ke kamar saya saya lihat jam lagi ternya waktu telah menunjukan 22.30 wib, sebelum istirahat saya berdoa lalu saya tidur.
Hari yang baru aktifitas yang baru yaitu di hari sabtu tanggal 28 februari 2015 hari terakhir penutup bulan kasih sayang yaitu bulan februari, saya bangun jam 7.00 wib lalu saya menyimpan   kasur dan menyapu kamar lalu saya ke belakan kos untuk cuci muka setelah itu saya ke depan kos duduk sambil menghirup udara pagi yang sejuk dan segar dan sangat mendukung kesehatan, wooow begitu indahnya pagi hari ini,  saya tidak tahu kalau hari itu ada mata kuliah epidemiologi, teman saya erik rerei bertanya kepadaku, katanya, teman kamu tidak siap-siap,,? Kataku kepadanya siap-siap emangnya ada apa jadi,,,? Jawabnya lagi kamu tidak ke kampus hari ini ada mata kuliah epidemiologi masuk jam 10.20 wib, lalu erik rerei bertanya lagi kepadaku kamu sudah buat tugas bahasa indonesia atau belum dan tempat wisata mana yang akan kalian kunjungi,,,? Lalu saya menjawab kami ke borobudur, kita dua duduk cerita0ceruta di depan kost tak terasa waktu telah menunjukan jam 09.00wib lalu saya bergegas untuk mandi dan kami semua teman-teman se kost siap ke kampus, sampai di kampus tepat jam 10.15 wib kita duduk di area publik mahasiswa , sepuluh menit kemudian bapak dosennya masuk dan kita semua masuk ruangan, kita mengikuti pelajaran sampai jam 12.00 wib dalam perjalanan pulang dari kampus kami bertiga membahas perjalanan kita yang telah kami rencanakan dari malam, erens kamawa sudah rental motor dari pagi,setelah kita tiba di kost kami istraha sejenak dan kami siap untuk melanjudkan apa yang telah kami rencanakan, saat kita mulai siap untuk jalan, cuaca yang tadinya bagus cerah mulai mendung, akhirnya kami merubah perjalanan kita, kata martina bonai kita ke pantai paris saja, akhirnya apa yang kita rencanakan dari malam itu tidak terlaksana karena faktor cuaca yang kurang bersahabat, sebelum kami jalan kita makan dan istirahat sejenak lalu kita melanjudkan perjalanan menuju ke pantai, saya dan erens pakai satu motor sedangkan martina bonai dengan paman saya, kita berangkat dari kost tepat pukul 12. 50 wib dalam perjalanan kita lewat kota gede masih dalam perjalanan menuju ke pantai motor yang saya dan erens pakai ini kehabijas bensin tetapi tidak jauh dari POM bensin atau depot, jadi erens masauk dan isi bensin dan kita melanjudkan perjalanan lagi sampai di pantai tetapi kami masuk lewat pantai depok dan melanjudkan perjalanan dari pantai depok ke pantai paris akhirnya kita sampai juga di tempat tujuan kami parkir motor dan kami mulai dengan aktifitas kami masing-masing, dalam perjalanan saya terkejud meluhat keramaian pantai dengan berbagai macam permainan dan kreaktifitas orang-orang yang sangat luar biasa, di dukung oleh pemandangan alam ciptaan tangan “Tuhan “ yang begitu luar biasa.
Pesisir pantai yang begitu panjang dengan berbagai aktifitas masing-masing pengunjung, di pesisir pantai ada beberapa pos SAR dan  tempat peristirahatan, saya menikmati pemandangan pantai yang begitu indah dengan gulungan ombak yang selalu menari-nari di sepanjang pantai yang membuat hatiku ingin untuk mandi, tetapi saya tidak membawa pakaian ganti,kita berjalan menikmati keindahan alam dan menghirup udara yang segar kami menyusuri tepian pantai menuju ke bagian timur karena disana ada bebatuan yang sangat besar,kita jalan sambil foto-foto dalam perjalanan  ada seorang bapak yang jalan menjual barang-barang dagangan yaitu kue-kue atau gorengan, teman saya erens yang membelinya satu  Rp 2000 jadi teman saya membeli 5 kue atau gorengan tersebut jadinya Rp 10.000,  tak terasa kami telah sampai di unjung pantai bagian timur.
“Hidup takkan terasa indah bila tak menikmati karya tangan Tuhan, hidup hanya sekali maka nikmatilah hari-harimu dengan hal-hal yang membuatmu bahagia dan menambah pengetahuan bagimu”.
Tak terasa waktu sudah menunjukan kalau hari sudah sore, kita kembali melanjudkan perjalanan pulang dalam perjalanan keluar dari pantai menuju ke jalan raya sekitar 300 meter kedepan ada tempat permandian di depan ada papan namanya di tulis sumber air panas disana teman saya martina bonai masuk dan mandi sedangakan saya dan erens tunggu di depan, setelah itu kami melanjudkan perjalan kembali ke kost, kita meninggalkan pantai paris jam 16.00 wib. Dalam perjalanan pulang kami lari santai sambil menikmati keindahan  alam pantai dengan keramaian yang takkan pernah kulupakan.
“Warnailah hari-harimu dengan berbai pengalaman dan jadikanlah itu sebagai cerita indah tentang hidupmu”.
Di sepanjang perjalanan ada dua orang pemuda atau (mas) yang jual buah-buahan durian dan rambutan kami berhenti dan dan kami Tanya durian dan rambutan harganya berapa, ternyata duriannya yang besar Rp 35.000 akhirnya kami hanya membeli rambutan karena rambutan 1 Kg Rp 5.000, teman saya martina bonai membeli 1 Kg sedangkan erens kamawa membeli 4 Kg erens kamawa 2 Kg saya 2 Kg setelah itu kami melanjudkan perjalanan pulang, akhirnya sampai juga di kos dengan selamat,“terimah kasih Tuhan atas penyertaan-MU kepada kami di hari ini”.
Kami tiba di kos tepat pukul 18.30 wib, aku sangat berterima kasih kepada Tuhan karena kita sampai di kos barulah hujan turun, saat itu juga saya masuk kamar dan ambil perlengkapan mandi dan langsung saya mandi dan lanjudkan aktifitas selajudnya di kos.
“begitulah hidup yang harus dijalani demi apa yang kita inginkan, jangan sia-siakan hari-hari hidupmu dengan hal-hal yang menghancurkan masa depanmu. Karena hidup hanya sekali, maka berkaryalah demi kamu untuk kamu dan sesamamu.”















biografi martina bonai



Biografi
Martina F Y Bonai

Inilah aku martina F Y bonai, lahir pada tanggal 3 februari 1993 dari ayah dan ibu: Mateus Bonai dan Sara Wondiwoi, aku berasal dari kabupaten kepulauan yapen distrik angkaisera (menawi). di masa kecilku aku sangat merasa bahagia karena begitu banyak perhatian di berikan oleh kedua orang tuaku kepadaku karena aku anak yang bungsu (terakhir dari enam bersaudara) di masa kecil aku bercita-cita untuk menjadi seorang perwat, dengan berjalannuya sang waktu aku lulus dari SMP negeri 3 Menawi tahun 2009, dan saya melanjutkan sekolah ke SMAKES jayapura.
            Hidup di rantauan jauh dari orang tua aku mulai merasakan apa itu arti dari kehidupan ini, tak se enak di rumah sendiri, hidup adalah pilihan, hidup adalah perejuangan untuk menggapai  apa yang kita inginkan, aku tak mampu lalui itu semua hingga akhirnya aku harus pindah sekolah dari Smakes Jayapura ke SMA Negeri 2 jayapura apa boleh buat apa yang ingin ku raih tak ku gapai karena bagitu banyak faktor yang menyebabkan cita-citaku tak sampai, namun aku tak ingin putus harapan karena hidup hanya sekali dan masih ada kesempatan untuk merubah nasipku, dengan semangat baru dan dorongan dari orang tua ku yang tak perna putus, mereka selalu memberikan aku motifasi semangat untuk terus berusaha demi masa depanku nanti.
Aku melanjudkan sekolah di  SMA N 2 jayapura kelas 3 Ips Ekonomi, aku tak yakin apa yang ku usahakan ini berhasil akhirnya aku lulus pada tahu 2012, pada saat itu aku ingin melanjudkan kuliah namun belum ada keputusan yang pasti, aku menganggur satu tahun, pada tahun berikutnya ada pendaftaran AKPER di kabupaten kepulauan yapen, aku ingin untuk mengulangi apa yang kucita-citakan, sejak kecil namun biayanya sangat besar, yaaah…!!! begitulah “ apa yang kita manusia rencanakan, inginkan, namun semua itu Tuhan yang kehendaki”.
Aku kembali ke tempat dimana aku dibesarkan, hidup bersama kedua orang tuaku yang sangat aku sayangi, yang selalu memberiku semangat untuk mengahadapi hidup ini.
 Dengan berjalannya waktu aku kembali dengan aktifitasku berjualan pinang (gambir) di pasar bantu ibuku, waktu itu aku sudah pacaran tetapi ayah dan ibuku belum tahu, pada saat dia pulang  dari  jogja untuk praktek di kabupaten kepulauan yapen (serui) aku memperkenalkan dia kepada kedua orang tuaku, dengan senang hati orang tuaku menyambut kami berdua dan menyetujui  hubungan kami berdua, kedua orang tuanya pun juga sudah tahu tentang hubungan kita akhirnya kita berdua hidup bersama. Pada tahun 2013 bulan maret aku ikut suamiku datang ke jogja untuk ikut acara wisuda, pada saat itu suamiku ingin untuk aku kuliah namun aku masih ragu sehingga aku mengambil keputusan untuk tidak kuliah, namun dia selalu memberi motifasi pandangan yang baik buat saya, “ apa arti kebahagiaan jika kita tak saling mensuport satu sama lain, jika kita tak saling mendengar”.
Desember tahun 2013-2014 kita berdua pulang dari jogja ke papua pada saat itu dia melanjudkan kuliahnya di jogja (S1) karena aku sudah mengambil keputusan untuk tidak kuliah, pada bulan januari dia berangkat balik ke jogja sedangkan saya tinggal di papua bersama mertua saya. Dia selalu memberikan semangat untuk aku agar aku harus kuliah, dan akhirnya saya ambil keputus untuk kuliah, pada saat itu ada dua pilihan yang harus saya pilih yaitu kuliah di papua atau kuliah di jogja, dengan banyak pertimbangan akhirnya saya mendaftar kuliah di “AMA” DHARMALA Yogyakarta. Hingga kini aku semester dua (2). Aku bahagia karena mereka yang ku sayangi selalu memberi dukungan semangat buat aku yang sudah putus asah.
“ Hidup adalah pilihan, berjuanglah demi apa yang kau inginkan, bahagiakanlah mereka yang selalu ada untukmu di saat kau merasa tak berdaya”.