Ke Pantai Paran Tritis
Perjalanan menuju pantai parantritis
yang menyenangkan hatiku, pada hari jumat malam tanggal 27 februari 2015 yaitu
pada malam sabtu atau jumat malam teman saya martina bertanya kepada saya dan
erens karena dia tidak masuk mata kuliah bahasa indonesia, katanya apa ada
tugas bahasa indonesia atau tidak dan saya dan erens jawab, ada.., tugasnya
yaitu kita buat cerita perjalanan ke berbagai tempat wisata yang ada di kota
jogjakarta (DIY), tanya nya lagi tugas itu berapa-berapa orang? Jadi kami
berdua jawab tiga-tiga orang, malam itu juga kami bertiga mererncanakan
perjalanan tapi kemana,,,? Kataku,, tetapi erens menjawab sekaligus bertanya
kembali katanya ,,,bagaimana kalau kita ke borobudur,,? Kita bertiga sepakat
untuk hari sabtu kita jalan-jalan ke borobudur, karena asyik kita duduk cerita
tidak terasa hari sudah larut malam, saya masuk ke kamar saya dan lihat jam,
ternyata sudah jam 22.00 WIB, rencana yang kita rencanakan sudah mantap, tetapi
kami lupa kalau besok pagi hari sabtu ada matakuliah epidemiologi, setelah itu kami bertiga istirahat, saya masuk ke kamar
saya saya lihat jam lagi ternya waktu telah menunjukan 22.30 wib, sebelum
istirahat saya berdoa lalu saya tidur.
Hari yang baru aktifitas yang baru
yaitu di hari sabtu tanggal 28 februari 2015 hari terakhir penutup bulan kasih
sayang yaitu bulan februari, saya bangun jam 7.00 wib lalu saya menyimpan kasur
dan menyapu kamar lalu saya ke belakan kos untuk cuci muka setelah itu saya ke
depan kos duduk sambil menghirup udara pagi yang sejuk dan segar dan sangat
mendukung kesehatan, wooow begitu indahnya pagi hari ini, saya tidak tahu kalau hari itu ada mata kuliah
epidemiologi, teman saya erik rerei bertanya kepadaku, katanya, teman kamu
tidak siap-siap,,? Kataku kepadanya siap-siap emangnya ada apa jadi,,,? Jawabnya
lagi kamu tidak ke kampus hari ini ada mata kuliah epidemiologi masuk jam 10.20
wib, lalu erik rerei bertanya lagi kepadaku kamu sudah buat tugas bahasa
indonesia atau belum dan tempat wisata mana yang akan kalian kunjungi,,,? Lalu saya
menjawab kami ke borobudur, kita dua duduk cerita0ceruta di depan kost tak
terasa waktu telah menunjukan jam 09.00wib lalu saya bergegas untuk mandi dan kami
semua teman-teman se kost siap ke kampus, sampai di kampus tepat jam 10.15 wib
kita duduk di area publik mahasiswa ,
sepuluh menit kemudian bapak dosennya masuk dan kita semua masuk ruangan, kita
mengikuti pelajaran sampai jam 12.00 wib dalam perjalanan pulang dari kampus
kami bertiga membahas perjalanan kita yang telah kami rencanakan dari malam,
erens kamawa sudah rental motor dari pagi,setelah kita tiba di kost kami
istraha sejenak dan kami siap untuk melanjudkan apa yang telah kami rencanakan,
saat kita mulai siap untuk jalan, cuaca yang tadinya bagus cerah mulai mendung,
akhirnya kami merubah perjalanan kita, kata martina bonai kita ke pantai paris
saja, akhirnya apa yang kita rencanakan dari malam itu tidak terlaksana karena
faktor cuaca yang kurang bersahabat, sebelum kami jalan kita makan dan
istirahat sejenak lalu kita melanjudkan perjalanan menuju ke pantai, saya dan
erens pakai satu motor sedangkan martina bonai dengan paman saya, kita
berangkat dari kost tepat pukul 12. 50 wib dalam perjalanan kita lewat kota
gede masih dalam perjalanan menuju ke pantai motor yang saya dan erens pakai
ini kehabijas bensin tetapi tidak jauh dari POM bensin atau depot, jadi erens
masauk dan isi bensin dan kita melanjudkan perjalanan lagi sampai di pantai
tetapi kami masuk lewat pantai depok dan melanjudkan perjalanan dari pantai depok ke pantai paris akhirnya
kita sampai juga di tempat tujuan kami parkir motor dan kami mulai dengan
aktifitas kami masing-masing, dalam perjalanan saya terkejud meluhat keramaian
pantai dengan berbagai macam permainan dan kreaktifitas orang-orang yang sangat
luar biasa, di dukung oleh pemandangan alam ciptaan tangan “Tuhan “ yang begitu
luar biasa.
Pesisir pantai yang begitu panjang
dengan berbagai aktifitas masing-masing pengunjung, di pesisir pantai ada
beberapa pos SAR dan tempat
peristirahatan, saya menikmati pemandangan pantai yang begitu indah dengan
gulungan ombak yang selalu menari-nari di sepanjang pantai yang membuat hatiku
ingin untuk mandi, tetapi saya tidak membawa pakaian ganti,kita berjalan
menikmati keindahan alam dan menghirup udara yang segar kami menyusuri tepian
pantai menuju ke bagian timur karena disana ada bebatuan yang sangat besar,kita
jalan sambil foto-foto dalam perjalanan
ada seorang bapak yang jalan menjual barang-barang dagangan yaitu
kue-kue atau gorengan, teman saya erens yang membelinya satu Rp 2000 jadi teman saya membeli 5 kue atau
gorengan tersebut jadinya Rp 10.000, tak
terasa kami telah sampai di unjung pantai bagian timur.
“Hidup
takkan terasa indah bila tak menikmati karya tangan Tuhan, hidup hanya sekali
maka nikmatilah hari-harimu dengan hal-hal yang membuatmu bahagia dan menambah
pengetahuan bagimu”.
Tak terasa waktu sudah menunjukan
kalau hari sudah sore, kita kembali melanjudkan perjalanan pulang dalam
perjalanan keluar dari pantai menuju ke jalan raya sekitar 300 meter kedepan
ada tempat permandian di depan ada papan namanya di tulis sumber air panas
disana teman saya martina bonai masuk dan mandi sedangakan saya dan erens tunggu
di depan, setelah itu kami melanjudkan perjalan kembali ke kost, kita
meninggalkan pantai paris jam 16.00 wib. Dalam perjalanan pulang kami lari santai
sambil menikmati keindahan alam pantai dengan
keramaian yang takkan pernah kulupakan.
“Warnailah
hari-harimu dengan berbai pengalaman dan jadikanlah itu sebagai cerita indah
tentang hidupmu”.
Di sepanjang perjalanan ada dua
orang pemuda atau (mas) yang jual buah-buahan durian dan rambutan kami berhenti
dan dan kami Tanya durian dan rambutan harganya berapa, ternyata duriannya yang
besar Rp 35.000 akhirnya kami hanya membeli rambutan karena rambutan 1 Kg Rp 5.000,
teman saya martina bonai membeli 1 Kg sedangkan erens kamawa membeli 4 Kg erens
kamawa 2 Kg saya 2 Kg setelah itu kami melanjudkan perjalanan pulang, akhirnya
sampai juga di kos dengan selamat,“terimah kasih Tuhan atas penyertaan-MU
kepada kami di hari ini”.
Kami tiba di kos tepat pukul 18.30
wib, aku sangat berterima kasih kepada Tuhan karena kita sampai di kos barulah
hujan turun, saat itu juga saya masuk kamar dan ambil perlengkapan mandi dan
langsung saya mandi dan lanjudkan aktifitas selajudnya di kos.
“begitulah
hidup yang harus dijalani demi apa yang kita inginkan, jangan sia-siakan
hari-hari hidupmu dengan hal-hal yang menghancurkan masa depanmu. Karena hidup
hanya sekali, maka berkaryalah demi kamu untuk kamu dan sesamamu.”
