Biografi
Martina F Y Bonai
Inilah aku martina F Y bonai, lahir
pada tanggal 3 februari 1993 dari ayah dan ibu: Mateus Bonai dan Sara Wondiwoi,
aku berasal dari kabupaten kepulauan yapen distrik angkaisera (menawi). di masa
kecilku aku sangat merasa bahagia karena begitu banyak perhatian di berikan
oleh kedua orang tuaku kepadaku karena aku anak yang bungsu (terakhir dari enam
bersaudara) di masa kecil aku bercita-cita untuk menjadi seorang perwat, dengan
berjalannuya sang waktu aku lulus dari SMP negeri 3 Menawi tahun 2009, dan saya
melanjutkan sekolah ke SMAKES jayapura.
Hidup
di rantauan jauh dari orang tua aku mulai merasakan apa itu arti dari kehidupan
ini, tak se enak di rumah sendiri, hidup adalah pilihan, hidup adalah
perejuangan untuk menggapai apa yang
kita inginkan, aku tak mampu lalui itu semua hingga akhirnya aku harus pindah
sekolah dari Smakes Jayapura ke SMA Negeri 2 jayapura apa boleh buat apa yang
ingin ku raih tak ku gapai karena bagitu banyak faktor yang menyebabkan
cita-citaku tak sampai, namun aku tak ingin putus harapan karena hidup hanya
sekali dan masih ada kesempatan untuk merubah nasipku, dengan semangat baru dan
dorongan dari orang tua ku yang tak perna putus, mereka selalu memberikan aku
motifasi semangat untuk terus berusaha demi masa depanku nanti.
Aku melanjudkan sekolah di SMA N 2 jayapura kelas 3 Ips Ekonomi, aku tak
yakin apa yang ku usahakan ini berhasil akhirnya aku lulus pada tahu 2012, pada
saat itu aku ingin melanjudkan kuliah namun belum ada keputusan yang pasti, aku
menganggur satu tahun, pada tahun berikutnya ada pendaftaran AKPER di kabupaten
kepulauan yapen, aku ingin untuk mengulangi apa yang kucita-citakan, sejak
kecil namun biayanya sangat besar, yaaah…!!! begitulah “ apa yang kita manusia
rencanakan, inginkan, namun semua itu Tuhan yang kehendaki”.
Aku kembali ke tempat dimana aku
dibesarkan, hidup bersama kedua orang tuaku yang sangat aku sayangi, yang
selalu memberiku semangat untuk mengahadapi hidup ini.
Dengan berjalannya waktu aku kembali dengan
aktifitasku berjualan pinang (gambir) di pasar bantu ibuku, waktu itu aku sudah
pacaran tetapi ayah dan ibuku belum tahu, pada saat dia pulang dari jogja untuk praktek di kabupaten kepulauan
yapen (serui) aku memperkenalkan dia kepada kedua orang tuaku, dengan senang
hati orang tuaku menyambut kami berdua dan menyetujui hubungan kami berdua, kedua orang tuanya pun
juga sudah tahu tentang hubungan kita akhirnya kita berdua hidup bersama. Pada
tahun 2013 bulan maret aku ikut suamiku datang ke jogja untuk ikut acara
wisuda, pada saat itu suamiku ingin untuk aku kuliah namun aku masih ragu
sehingga aku mengambil keputusan untuk tidak kuliah, namun dia selalu memberi
motifasi pandangan yang baik buat saya, “ apa arti kebahagiaan jika kita tak
saling mensuport satu sama lain, jika kita tak saling mendengar”.
Desember tahun 2013-2014 kita berdua
pulang dari jogja ke papua pada saat itu dia melanjudkan kuliahnya di jogja
(S1) karena aku sudah mengambil keputusan untuk tidak kuliah, pada bulan
januari dia berangkat balik ke jogja sedangkan saya tinggal di papua bersama
mertua saya. Dia selalu memberikan semangat untuk aku agar aku harus kuliah,
dan akhirnya saya ambil keputus untuk kuliah, pada saat itu ada dua pilihan
yang harus saya pilih yaitu kuliah di papua atau kuliah di jogja, dengan banyak
pertimbangan akhirnya saya mendaftar kuliah di “AMA” DHARMALA Yogyakarta.
Hingga kini aku semester dua (2). Aku bahagia karena mereka yang ku sayangi
selalu memberi dukungan semangat buat aku yang sudah putus asah.
“ Hidup adalah pilihan, berjuanglah
demi apa yang kau inginkan, bahagiakanlah mereka yang selalu ada untukmu di
saat kau merasa tak berdaya”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar